MigasReview, Jakarta - Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP Cepu (PEPC), menargetkan Lapangan Jambaran-Tiung Biru mampu memproduksi gas sebanyak 100 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd) mulai 2019.
Rencananya, gas tersebut diperuntukkan sebagai bahan bakar tiga pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Pulau Jawa.
"Kami telah menandatangani head of agreement (HoA) dengan PLN untuk tiga PLTG yang baru di Jawa," kata Vice President for Corporate Communication Pertamina Wianda A. Pusponegoro kepada wartawan di Jakarta, Selasa kemarin (19/5).
Menurut Wianda, dari tambahan pasokan gas sebanyak 100 mmscfd tersebut, ketiga PLTG itu akan menghasilkan sekitar 400 megawatt (mw).
Selanjutnya, Pertamina akan melakukan pengecekan kembali karena akan masuk dari tim PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang akan mengolah produksi gasnya.
"Produksi dari Jambaran-Tiung Biru akan dinaikkan. Tim Lapangan Jambaran-Tiung Biru sudah melakukan diskusi-diskusi maraton terkait operasional dan delivery gasnya," pungkas Wianda. (aw)

Komentar