MigasReview, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menegaskan bahwa pemerintah akan tetap berkomitmen melakukan reformasi struktural dengan terus meningkatkan iklim investasi yang kondusif.
Penegasan tersebut disampaikan Sudirman dalam pertemuan dengan sejumlah chief executive officer (CEO) perusahaan sektor energi yang berbasis di Amerika Serikat, Minggu (28/06) malam bertemu. Menteri didampingi Dirjen Migas I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja dan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi.
Hadir dalam pertemuan tersebut Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Syamsoeddin serta Managing Director PT Chevron Pacific Indonesia Chuck Taylor. Selain itu tampak juga, Presiden ExxonMobil Indonesia Inc dan Mobil Cepu Ltd. Jon Gibbs serta Presdir PT Newmont Nusa Tenggara Martiono Hadianto.
Dalam pertemuan ini Sudirman menyampaikan rencananya untuk berkunjung ke AS pada 4 Juli mendatang. "Kami meminta masukan dan sumbang saran sebagai bahan untuk dibahas dalam kunjungan tersebut," terang Sudirman seperti dilansir laman Kementerian ESDM.
Dalam pertemuan tersebut Sudirman meminta para peserta yang hadir untuk dapat menyampaikan pendapat secara terbuka terkait kondisi terkini sektor ESDM. Para pimpinan perusahaan menyampaikan isu-isu yang menjadi keprihatinan mereka, di antaranya adalah aspek kepastian hukum, kemudahan serta penyederhanaan proses perizinan di Indonesia.
Menanggapi isu tersebut, Sudirman menjelaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen melakukan reformasi struktural dengan terus meningkatkan iklim investasi yang kondusif dengan mendorong upaya terwujudnya kepastian hukum.
"Saya jelaskan bahwa kami telah dan terus melakukan terobosan-terobosan. Mereka mengatakan bahwa ESDM merespon dengan cepat, seperti penyederhanaan proses melalui penyerapan perizinan melalui BKPM," tutup Sudirman. (cd)

Komentar