Skema Gross split Berikan Kepastian, Kesederhanaan dan Efisiensi

10 January 2018, Editor Anovianti Muharti

migas review
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Belitung - Pemerintah menyatakan penerapan skema bagi hasil gross split memberikan kepastian, kesederhanaan dan efisiensi. Diminatinya lima blok minyak dan gas bumi (migas) pada lelang Wilayah Kerja (WK) migas konvensional akhir tahun 2017 lalu, membuktikan bahwa skema ini lebih baik jika dibandingkan dengan lelang WK migas yang menggunakan skema cost recovery tahun 2015 dan 2016 yang sepi peminat.

"Implementasi dari skema gross split telah menunjukkan hasil pada 2017 lalu, setelah 2 tahun tidak ada WK Migas yang laku. Tahun lalu kita dapat kontraktor-kontraktor yang berminat pada 5 WK Migas. Kami harap prosesnya selesai dilakukan di triwulan pertama 2018 ini," ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, seperti yang dilansir esdm.go.id.

Arcandra menjelaskan, prinsip utama dari skema gross split adalah kepastian, kesederhanaan, dan efisiensi.

"Gross split akan memberikan kepastian bagi investor, karena parameter dalam pembagian split transparan dan terukur. Parameter ditentukan berdasarkan karakteristik lapangan serta kompleksitas pengembangan dan produksi," ujarnya.

Arcandra menambahkan, bahwa skema gross split juga akan menyederhanakan persetujuan penganggaran, proses pengadaan, serta akuntabilitas. Biaya produksi tidak lagi mempengaruhi Pemerintah dan Pemerintah juga tidak perlu banyak membuang banyak tenaga untuk melakukan pengawasan anggaran. Skema ini juga akan mendorong efisiensi. Karena penghematan yang kontraktor lakukan, maka uangnya akan masuk ke kontraktor itu sendiri.

Sebagaimana diketahui, tahun 2017 lalu, Pemerintah membuka Penawaran lelang WK migas Konvensional dan Non Konvensional tahap I. Sejak 29 Mei hingga 22 Desember 2017, sebanyak 20 dokumen penawaran lelang WK Migas Konvensional telah diakses, dengan 10 blok yang diminati oleh 13 perusahaan. Sedangkan untuk WK Migas Non Konvensional, 2 dokumen penawaran lelang diakses dan diminati oleh 1 perusahaan.

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Pertamina Lakukan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi dengan EMP Bentu Limited

migas review MigasReview, Jakarta - Dalam melaksanakan program Refinery Development Master Plant (RDMP) untuk meningkatkan kapasitas dan kompleksitas kilang, direalisasikan dengan berbagai langkah persiapan pendukung operasional. Salah satunya pemenuhan pasokan gas…