PLN Enjiniring

PLN Enjiniring Siap Bangun PLTB di Morowali

10 November 2014, Editor admin

Salah satu sumber energi terbarukan yang saat ini sedang dikembangkan di Indonesia adalah energi biomassa. ©www.got-blogger.com
facebook
0
twitter
0
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Jakarta - PT PLN Enjiniring berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTB) berkapasitas 10 megawatt di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Pembangkit listrik tersebut diyakini dapat mencukupi kebutuhan listrik rumah tangga di wilayah hasil pemekaran Kabupaten Poso tersebut.

"Jadi baru saja di tandatangan nota kesepahaman antara Bupati Morowali dengan Kadin Indonesia Timur dalam mengembangkan pembangkit listrik," ujar Direktur Utama PT PLN Enjiniring Zainal Abidin Sihite di Jakarta, Senin (10/11).

Zainal mengungkapkan, kebutuhan lahan untuk PLTB tersebut telah disiapkan oleh pemda Morowali. Menurutnya, lahan seluas 200 hektare itu telah disiapkan untuk ditanami Kaliandra Merah. Pohon tersebut diyakini memiliki kalori lebih baik dari batubara yang nantinya akan menjadi bahan bakar pembangkit listrik biomassa.

"Ini merupakan pilot project pertama di Indonesia timur. Banyak lahan di daerah Maluku yang sama seperti ini. Kami akan melakukan kajian, studi kelayakan operasional, baru nanti lihat tarif di PLN," tutur Zainal.

Selanjutnya, untuk memperlancar proyek tersebut, kata Zainal, Kadin akan mengupayakan sumber pendanaan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Morowali Anwar Hafidz mengatakan, potensi yang terdapat di wilayahnya hingga kini belum dapat tergarap secara maksimal lantaran keterbatasan infrastruktur kelistrikan. Dia pun mengeluhkan, wilayah Morowali saat ini hanya menikmati listrik selama enam jam per hari.

"Memang banyak tawaran power plant batu bara dan macam-macam, tapi saya akhirnya membantu PLN dan memberikan subsidi pada 2008. Dengan anggaran Rp 12 miliar saya supply mesin pembangkit di Morowali," tandasnya. (aw)


Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Studi FEED Lapangan Gas Lengo Rampung 65%

MigasReview, Jakarta - KrisEnergy, Kamis(13/8), mengumumkan bahwa studi  front-end engineering and design (FEED) Lapangan Gas Lengo, PSC Bulu, di lepas pantai Jawa Timur telah rampung 65% pada akhir Juli 2015. Kontrak FEED diberikan kepada PT Synergy…