Rapat Kerja Komisi VII dan ESDM

11 June 2015, Editor Fachry Latief

facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0
MigasReview, Jakarta – Rapat kerja Komisi VII DPR RI dengan Kementerian ESDM beserta jajarannya, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (11/06/2015). Rapat Kerja Pemerintah dengan Komisi VII DPR mengenai Asumsi Dasar RAPBN 2016 Sektor ESDM. 

Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika, meminta Menteri ESDM Sudirman Said untuk melakukan pembahasan langsung data produksi Mei dan Outlook 2015 hingga proyeksi lifting migas 2016. Namun saat dua KKKS, Pertamina EP dan Chevron Pacific Indonesia, mempresentasikan angka produksi minyak mereka, ternyata angkanya berbeda dengan data tabel yang dimiliki SKK Migas. Sontak, beberapa anggota Komisi VII dan pimpinan sidang mempertanyakan perbedaan mencolok angka tersebut. 

Menteri ESDM Sudirman Said menjelaskan bahwa angka-angka tersebut belum dipadukan dengan data SKK Migas sehingga belum final. “Saya sudah jelaskan bahwa memang untuk 2016, siklus budgetnya belum sampai. Angka ini belum dikalibrasi dengan SKK Migas. Jadi kalau bicara sistem, forum ini merusak sistem, maaf. Kalau mau beneran sistem, saya Menteri ESDM. Ini angka saya, jadi saya akan bertanggung jawab terhadap penyampaian angka ini,” ungkap Sudirman dengan nada tinggi. 

Sudirman berharap, forum DPR ini bisa menjadi statement dalam membentuk suasana batin yang sama, apalagi industri minyak dan gas bumi masih di bawah pengawasannya. Dengan demikian, kata dia, perbedaan data antara SKK Migas dengan KKKS, bukan berarti sistem hulu migas berantakan. 

Usai rapat di luar ruangan Kardaya mengatakan bahwa apa yang terjadi di ruang rapat merupakan dinamika politik yang biasa. “Kami tidak mau menurut begitu saja kalau memang itu tidak sesuai. Kami tidak mau dianggap sebagai yes man,” kata Kardaya kepada MigasReview. (AW/FL) 

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

PT Freeport Indonesia Menerima Piagam Museum Rekor Dunia-Indonesia

migas review PT Freeport Indonesia (PTFI) hari ini (09/01/2017) menerima piagam rekor dunia dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) untuk 3 (tiga) rumah ibadah yang didirikan di area operasionaltambang PTFI di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, serta rekor nasional…