Migas Review, Jakarta – Petrogas resmi mengatikan PetroChina
sebagai Operator di Basin PSC yang terletak di Papua Barat.
Petrogas Basin Ltd anak perusahaan yang dimiliki 100% RH Petrogras Limeted (RHP) mengambil alih sebagai operator resmi di Basin PSC (Kepala Burung PSC) dari PetroChina International (bermuda) Ltd. Pergantian operator tersebut terhitung pada tanggal 1 Januari 2015.
Pada tahun 2010 RPH mengakuisisi saham Basin PSC pada 2010 sebagai mitra non-operasi. RPH sebagai operator di PSC, dalam keterangan resminya mengatakan bahwa RPH percaya dalam mengambil alih operator akan menjadikan RPH dalam posisi yang lebih baik untuk strategi pengembangan blok.
CEO RPH Francis Chang mengatakan, Basin PSC merupakan aset penting dari Group mengambil alih operatorship. “RPH berada di posisi yang lebih baik untuk memimpin, mengelolam dan melaksanakan strategi kami untuk pengembangan blok. Kami berharap dapat bekerja sama dengan mitra kami PetroChina dan Pertamina untuk manfaat bagi semua stakeholder,” ucapnya pada keterangan resmi (5/1).
RPH memiliki 60 persen saham di Basin PSC melalui dua anak perusahaan yang sepernuhnya dimiliki RPH yaitu OBL dan Salawati Basin BV RPH. PetroChina dan PT Pertamina Hulu Energi Salawati Basin memengan 30 persen dan 10 persen saham. Basin PSC terletak di Sorong Papua Barat saat ini memproduksikan sekitar 3.700 barrel of oil equivalent per day (BOEPD).

Komentar