Solusi kelistrikan Gorontalo, PLTG Pertama Diresmikan

03 June 2016, Editor Anovianti Muharti

facebook
2
twitter
google+
0
linkedin
1
MigasReview, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Dual Fuel Gorontalo kapasitas 100 MW, Jum'at (03/06/2016). PLTG yang berlokasi di desa Maleo, kecamatan Paguat, kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo ini merupakan proyek pembangkit listrik pertama yang telah beroperasi dari program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu MW.

Dalam sambutannya, Presiden RI Joko Widodo mengapresiasi cepatnya pembangunan PLTG Gorontalo, Pembangunan proyek PLTG Gorontalo 100 MW dilakukan sejak groundbreaking pada 10 september 2015. Selain itu, Jokowi menekankan pentingnya listrik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena tanpa listrik investor tidak akan masuk, tanpa listrik industri tidak akan berkembang.

Jokowi menambahkan mengingat pentingnya listrik bagi kehidupan masyarakat, maka Presiden mengeluarkan Perpres 4 tahun 2016, untuk mempercepat infrastruktur kelistrikan, ini perlu dukungan semua pihak dan harus dioptimalkan.

Sementara Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basyir mengatakan, PLTG Gorontalo telah melayani kebutuhan listrik masyarakat secara penuh sejak 11 April 2016, bahkan pada bulan Januari lalu PLTG Gorontalo sudah bertahap masuk sistem. 

"Dengan masuknya PLTG Gorontalo ini, akan menjadi jawaban kebutuhan listrik di wilayah Sulutgo dan mampu meningkatkan rasio elektrikfikasi di Gorontalo hingga 84,4 persen. Selain itu PLN berharap penambahan daya pasok listrik bisa menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Gorontalo.” Ujarnya.

Tidak Ada Defisit


Sofyan menambahkan, masuknya PLTG Gorontalo kedalam sistem kelistrikan mampu menutup kekurangan listrik yang pernah terjadi, sehingga saat ini tidak ada defisit listrik di Gorontalo.

Beban puncak listrik pada sub sistem kelistrikan Gorontalo adalah 85 MW dengan jumlah pelanggan hingga akhir Mei 2016 mencapai 235 ribu pelanggan. Dengan Beroperasinya PLTG Gorontalo akan sangat membantu dalam memenuhi permintaan pelanggan baru hingga 35 ribu pelanggan di seluruh propinsi Gorontalo.

Selain itu, PLTG Gorontalo juga berperan untuk memenuhi kebutuhan listrik di propinsi Sulawesi Utara malalui sistem interkoneksi kelistrikan Sulawesi Utara – Gorontalo 150kV.

Total keseluruhan daya mampu sistem Sulutgo saat ini sebesar 414 MW dengan beban puncak mencapai 330 MW, artinya terdapat cadangan listrik sebesar 84 MW.

Dalam program 35.000 MW, Sulawesi secara keseluruhan akan mendapatkan alokasi pembangkit dengan total kapasitas mencapai 3470 MW yang tersebar di Sulawesi dan pulau-pulau kecil sekitarnya. (op) 

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

PLN Suplai Kebutuhan Listrik Tambang Emas

MigasReview, Jakarta - Sebagai upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan investasi dan kegiatan perekonomian di daerah, PT PLN (Persero) wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) memberikan layanan khusus premium kepada…