MigasReview, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono
Anung mengemukakan, proses penetapan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT Pertamina
(Persero) Nicke Widyawati menjadi Direktur Utama (Dirut) definitif melalui
proses yang agak panjang.
“Prosesnya kurang
lebih 2 bulan, diajukan tiga nama, dan akhirnya presiden memutuskan untuk
memberikan kehormatan, kepercayaan kepada Ibu Nicke sebagai Dirut Pertamina,”
kata Pramonosetkab.go.id.
Tentunya, dengan kepercayaan, kehormatan ini dengan
tugas-tugas yang sudah secara langsung diberikan oleh Presiden, Pramono berharap
Nicke bisa segera membenahi dan mereformasi Pertamina. Terutama terkait dengan
penugasan luar biasa yang diberikan pemerintah kepada Pertamina untuk mengelola
Mahakam, Blok Rokan, dan 8 (delapan) wilayah kerja lainnya.
“Tugas ini sangat berat bagi Ibu Nicke dan tim.
Mudah-mudahan, kepercayaan itu bisa ditangani secara baik,” tuturnya.
Mengenai alasan penetapan Nicke sebagai dirut definitif
Pertamina, Pramono mengemukakan, yang pertama adalah Pertamina
memerlukan sebuah tim yang solid dan juga orang yang bisa berbenah di internal
Pertamina.
Pramono mengingatkan Pertamina ini sebuah perusahaan yang
sangat besar, kalau diibaratkan kapal adalah sebuah kapal yang sangat besar,
yang selama ini mendapatkan privilege
dari pemerintah karena memang 100% sahamnya milik pemerintah.
Namun dengan perkembangan dunia usaha, menurut Seskab, tidak
bisa lagi Pertamina tidak melakukan inovasi, baik itu eksplorasi, eksploitasi,
kemudian juga pemasaran, dan juga harus bertarung di dunia internasional.
“Enggak bisa hanya
menggantungkan diri kepada lapangan-lapangan yang ada di dalam negeri atau di
Indonesia,” ujarnya.
Maka dengan demikian, lanjut Pramono, harapannya Pertamina
bisa menjadi sebuah perusahaan perminyakan, gas dan perminyakan yang world class.
“Dan itulah yang
menjadi harapan pemerintah dalam hal ini,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, melalui Surat Keputusan
dengan Nomor SK 232/MBU/08/2018 Tanggal 29 Agustus 2018, Menteri BUMN Rini
Soemarno telah menetapkan Nicke Widyawati sebagai Dirut PT Pertamina (Persero).
Hasil RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) juga memutuskan, mengangkat Dharmawan H Samsu sebagai Direktur Hulu dan Kushartanto sebagai Direktur SDM Pertamina.
Dharmawan berasal dari profesional di bidang migas,
dengan posisi strategis sebagai Head of Country BP Indonesia. Sedangkan
Kushartanto sebelumnya merupakan Direktur SDM PT Jasa Marga Tbk, President
Director KTalents Asia, serta berbagai perusahaan lainnya sebagai profesional
di bidang SDM.
Sementara itu, SK juga memberhentikan dengan hormat Syamsu
Alam yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Hulu Pertamina.
Dalam kesempatan tersebut, Komisaris Utama Pertamina Tanri
Abeng bersyukur karena akhirnya susunan Direksi BUMN ini lengkap.
“Pertamina membutuhkan
sustainability kepemimpinan. Karena Pertamina memiliki posisi sangat strategis
bagi bangsa ini,” ujarnyapertamina.com.
Tanri Abeng juga mengingatkan agar Direksi bekerja dengan
melihat peluang bisnis yang ada.
“Jika ditanya
tantangannya apa, kita jangan bicara itu, tapi peluangnya apa. Peluang bisnis
ini unlimited. Dalam semangat itulah kita bekerja bersama,” imbuhnya.
Tanri Abeng menekankan agar susunan direksi Pertamina yang lengkap dapat bekerja sama dalam satu tim.
“Saya berharap, di bawah kepemimpinan Bu Nicke, Dewan Direksi Pertamina dapat lebih solid, jauh lebih adaptif, dan lebih progresif lagi,” pungkasnya.

Komentar