MigasReview, Jakarta - PT Pertamina EP Asset 5 Papua Field (PEP Papua Field), TAC Pertamina-Intermega Sabaku (TAC IM Sabaku), dan TAC Pertamina-Intermega Salawati (TAC IM Salawati) menandatangani berita acara pengakhiran Technical Assistance Contract (TAC) dan pengalihan operasi wilayah kerja “A”, “D”, “Sabaku”, “C”, “F”, dan “N” pada Jumat (9/1).
Dengan demikian, wilayah kerja yang dikelola TAC IM Sabaku dan TAC IM Salawati ini dikembalikan kepada PEP dan untuk sementara dikelola oleh PEP Papua Field.
Seperti dilansir laman Pertamina EP, Selasa (13/1), Jawa & KTI Partnership Operation Production Manager Binahar R. A. Sianturi menyampaikan penghargaannya atas kerjasama TAC IM Sabaku dan TAC IM Salawati selama ini dalam mendukung PEP memenuhi target produksi yang ditetapkan pemerintah.
Papua Field Manager Sumadi Paryoto menambahkan, selama masa transisi, ada beberapa hal terkait dengan operasi produksi yang harus dikomunikasikan dengan Intermega
Kontrak TAC IM Sabaku dan TAC IM Salawati dimulai pada 9 Januari 1995 dan berakhir pada 8 Januari 2015.
Sumur yang dikelola TAC IM Sabaku dan TAC IM Salawati sejumlah 19 sumur, terdiri atas 8 sumur produksi, 3 sumur injeksi, dan 8 sumur suspend.
Data produksi rata- tahun 2014 menunjukkan ke-8 sumur produksi menghasilkan 325 bopd. (cd)

Komentar