MigasReview, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bersama Ketua Delegasi Amerika Serikat Brian
McFeeters menyaksikan penandatanganan kesepakatan Business to Business (B-to-B) antara PT PLN (persero) dengan
Halliburton. Kesepakatan ini terkait pengembangan sumber daya panasbumi di
Indonesia.
"Penandatangan
kesepakatan ini menandai peningkatan kerjasama ekonomi antara kedua negara
berdasarkan prinsip-prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan antara
Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat. Di samping itu, ini juga menjadi
bukti bahwa investasi di sektor energi baru terbarukan diminati investor,"
tegas Jonan, Jum'at (21/04/2017).
PT PLN dan Halliburton sepakat akan mengembangkan wilayah kerja panasbumi milik PLN termasuk potensi investasi dari Amerika Serikat. Sebelumnya, pada Februari lalu, kedua perusahaan ini juga telah menandatangani kontrak senilai US$34 juta untuk pengeboran sumur panasbumi di Tulehu, Ambon, Maluku Utara, serta menyusun strategi jangka panjang untuk pengembangan panasbumi di Indonesia.
Energi Lain
Selain penandatangan tersebut, Jonan juga menyaksikan beberapa kesepakatan B-to-B bidang energi lainnya, yaitu
1. Kerja sama PLN - PowerPhase untuk pemasangan TurboPhase booster system pada PLTG. Teknologi tersebut dapat mengurangi konsumsi bahan bakar, mengurangi emisi dan memperbesar output listrik yang dihasilkan.
2. Kerja sama PLN - Applied Material untuk memasang Fault Current Limiter yang dapat mengurangi Fault Current Levels di jaringan listrik Jawa Barat. Applied Materials berkeinginan untuk melakukan FS untuk teknologi ini pada gardu induk 500 Kv.
3. Kerja sama Greenbelt Resources dan Jababeka Infrastructure untuk pengembangan fasilitas waste to resource di Jababeka yang akan disebut JababECO.
4. Kerja sama NextGen dengan Pemerintah Samarinda untuk proyek low carbon waste-to-electricity.
"Penandatanganan
kesepakatan ini menjadi bukti keseriusan kedua Pemerintahan untuk melakukan
kerjasama riil dalam bidang ekonomi," ujar Jonan.
Kesepakatan komersial ini, diharapkan diikuti langkah konkrit Pemerintah Amerika Serikat mempercayai komitmen Pemerintah Indonesia di bidang invetasi.
"Kerja sama ini
menunjukkan komitmen Amerika Serikat dalam meningkatkan hubungan perdagangan
dan investasi serta meningkatkan posisi Amerika di Indonesia dalam bidang
ekonomi," kata Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan.

Komentar