Rekomedasi KEN dalam RUEN

08 September 2016, Editor Anovianti Muharti

facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
1

Dalam ringkasan laporan interim Komite Eksplorasi Nasional (KEN) telah disampaikan pencapaian KEN telah berhasil memasukkan targetan pencapaian RRR (Reserve Replacement Ratio) = 100 % melalui usaha eksplorasi dalam 10 tahun ke depan (2025) di R-Perpres tentang RUEN (Rencana Umum Energi Nasional), sehingga masalah eksplorasi ini akan benar-benar diseriusi dan terukur menjadi KPI (Key Performance Index) targetan pemerintah ke depan.

Dengan target pencapaian RRR = 100% tersebut, maka akan memberikan target penambahan produksi minyak dan gas bumi baru, selain produksi migas dari lapanganlapangan migas yang ada yang terus menurun secara alamiah. Pertambahan produksi ini didapatkan dari potensi sumber daya migas sebesar 5,2 miliar BOE berasal dari discovery, yang dapat dipertimbangkan sebagai penambahan dalam cadangan migas tahun 2016 dan potensi sumberdaya migas sebesar 16,6 miliar BOE dari kegiatan eksplorasi awal.

Dalam RUEN, KEN mengusulkan beberapa sasaran pengembangan energi dari minyak bumi yaitu,

  • Memastikan produksi minyak bumi tidak kurang dari 500 ribu bopd pada tahun 2025.
  • Memperbaiki tata kelola data hulu migas dalam rangka meningkatkan penawaran dan pengembangan WK migas, antara lain dengan menerapkan keterbukaan data migas dan tidak menjadikan data migas sebagai objek Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) semata.
  • Meningkatkan keterlibatan negara dalam pendanaan kegiatan eksplorasi melalui mekanisme pendanaan dari sebagian pendapatan negara dari migas (petroleum fund) yang merupakan bagian dari premi pengurasan (depletion premium) atau dari sumber pendanaan lainnya.
  • Meningkatkan rasio pemulihan cadangan minyak bumi hingga mencapai 100% pada tahun 2025, dengan meningkatkan kegiatan eksplorasi secara masif menjadi tiga kali lipat.
  • Menyempurnakan sistem, syarat dan ketentuan Kontrak Kerja Sama migas konvensional dan non-konvensional yang lebih menarik bagi investasi.
  • Melakukan riset dasar eksplorasi migas dalam rangka meningkatkan cadangan migas dengan pendanaan APBN, antara lain riset migas non-konvensional, riset sistem petroleum pra-tersier, riset sistem petroleum gunung api, dan riset gas biogenik.

Dalam RUEN, KEN mengusulkan beberapa sasaran pengembangan energi dari gas bumi yaitu,

  • Memastikan produksi gas bumi menjadi tidak kurang dari 6.700 MMSCFD pada tahun 2025.
  • Meningkatkan rasio pemulihan cadangan gas bumi hingga mencapai 100% pada tahun 2025, dengan meningkatkan kegiatan eksplorasi secara masif menjadi tiga kali lipat.

Dengan masuknya usulan KEN dalam sasaran pengembangan energi dari minyak dan gas bumi seperti tersebut diatas, maka para pengambil kebijakan dapat melakukan program-program turunan dari sasaran-sasaran tersebut.

 

Dr. Andang Bachtiar

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Laporan Akhir Komite Eksplorasi Nasional

Komite Eksplorasi Nasional (KEN) resmi dibentuk pada tanggal 11 Juni 2015 untuk masa kerja sampai dengan 31 Desember 2015. KEN beranggotakan 47 anggota dari kalangan industri dan pemerintahan (struktural Kementerian ESDM). Masa kerja KEN diperpanjang…