Pemerintah Bagikan 25.000 Konverter Kit untuk Nelayan

31 July 2018, Editor Anovianti Muharti

dok. Ditjen Migas
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Jakarta - Untuk membantu ekonomi masyarakat nelayan serta diversifikasi penggunaan bahan bakar minyak ke bahan bakar gas guna mendukung ketahanan energi, sejak 2016 Pemerintah melaksanakan Program Pendistribusian Paket Perdana Konverter Kit (Konkit) BBM ke LPG untuk Nelayan Kecil. Pada 2018, konkit akan mulai dibagikan pada akhir Agustus atau awal September mendatang.

“Insya Allah (pembagian konkit nelayan) akhir Agustus atau awal September. Mudah-mudahan lancar,” ujar Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Basomigas.esdm.go.id.

Pembagian konkit ini akan dilakukan secara masif hingga akhir Desember 2018. Untuk tahun ini, konkit untuk nelayan kecil yang akan dibagikan berjumlah 25.000 unit, tersebar di 55 kabupaten/kota yaitu Kab. Talakar, Kab. Bulukumba, Kab. Jeneponto, Kab. Selayar, Kab. Bone, Kab. Wajo, Kab. Sinjai, Kota Palu, Kab. Banggai, Kab. Gorontalo Utara, Kab. Bone Bolango, Kab. Boalanemo, Kab. Pahuwato, Kota Manado, Kab. Minahasa Utara, Kab. Mempawah, Kota Singkawang, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kab. Kutai Kertanegara, Kota Tarakan, Kab. Karangasem, Kab. Lombok Utara, Kota Mataram, Kab. Lombok Timur, Kab. Tanah Bumbu, Kab. Kotabaru.

Selain itu, Jakarta Utara, Cianjur, Cirebon, Wonosobo, Jepara, Trenggalek, Tuban, Lamongan, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, Kota Pasuruan, Tapanuli Tengah, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Samosir, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Kota Batam, Kampar, Kota Pekanbaru, Indragiri Hilir dan Kota Palembang.

Realisasi hingga tahun 2017, telah dibagikan sebanyak 22.554 unit di 38 kabupaten/kota.

Pendistribusian paket perdana konverter kit BBM ke LPG untuk nelayan kecil merupakan solusi penyediaan energi alternatif ramah lingkungan, mengurangi emisi gas karbon monoksida/gas buang, mengurangi kerusakan terumbu karang dan membantu mengelola ekonomi masyarakat nelayan menjadi lebih sejahtera. Pengurangan biaya bahan bakar yang dinikmati nelayan setelah menggunakan LPG mencapai Rp 30.000 hingga Rp 50.000 per hari.

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

PHE Kelola WK Southeast Sumatera

MigasReview, Pabelokan - Tepat pukul 00.00 (6/9) Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi alih kelola 100% wilayah kerja (WK) Southeast Sumatera (SES) dari operator lama CNOOC SES Ltd. Selanjutnya, WK SES dioperasikan oleh…