Pemerintah Masih Evaluasi 10 WK Terminasi

28 August 2018, Editor Anovianti Muharti

dok. PGN Saka
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Jakarta - Selama periode 2019-2026, sebanyak 22 wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi akan mengalami terminasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 WK telah mendapat keputusan Pemerintah, 3 WK telah diputuskan untuk dilelang dan 10 WK masih berada dalam proses evaluasi Pemerintah.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto menjelaskan, sebanyak 22 WK akan mengalami terminasi  dalam periode 2019-2026 yaitu  4 WK di tahun 2019, 6 WK di tahun 2020,  2 WK di tahun 2021, 4 WK di tahun 2022, 3 WK di tahun 2023, 1 WK di tahun 2024 dan sebanyak 2 WK di tahun 2026.

"Dari total 22 wilayah kerja migas yang akan berakhir kontrak kerja samanya pada periode 2019-2026, sebanyak 9 WK telah mendapat keputusan Pemerintah, 3 WK telah diputuskan untuk lelang dan sebanyak 10 WK masih berada dalam proses evaluasi Pemerintah," papar Djoko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, Senin (27/08/2018).

Berikut 10 WK tahap evaluasimigas.esdm.go.id,

WK Tarakan

  • Akhir kontrak 13 Januari 2022
  • Kontraktor saat ini PT Medco E&P

 

WK Coastal Plains Pekanbaru

  • Akhir kontrak 8 Agustus 2022
  • Kontraktor saat ini
    • Pertamina Hulu Energi (50%)
    • PT Bumi Siak Pusako (50%)

 

WK Tungkal

  • Akhir kontrak 25 Agustus 2022
  • Kontraktor saat ini
    • MonD'Or Oil Tungkal LTD (70%)
    • Fuel X (30%)

 

WK Sengkang

  • Akhir kontrak 23 Oktober 2022
  • Kontraktor saat ini Energy World Corp.

 

WK Onshore Jabung

  • Akhir kontrak 26 Februari 2023
  • Kontraktor saat ini
    • Petrochina Internastional Jabung Ltd (27,857%),
    • Petronas Carigali Jabung Ltd (27,857%),
    • PP Oil & Gas (Indonesia Jabung) Ltd (30%)
    • Pertamina Hulu Energi Jabung (14,28570%).

 

WK Rimau

  • Akhir kontrak 22 April 2023
  • Kontraktor saat ini
    • PT Medco E&P Rimau (95%)
    • Perusahaan Daerah Pertambangan Energi (5%)

 

WK Corridor

  • Akhir kontrak 19 Desember 2023.
  • Kontraktor saat ini
    • ConocoPhillips (Grissik) Ltd 54%
    • Talisman Corridor Ltd (36%)
    • PHE Corridor (10%)

 

WK Onshore Bangko (Jambi)

  • Akhir masa kontrak 16 Februari 2025
  • Kontraktor saat ini Petrochina Int Bangko Ltd (100%)

 

WK Pangkah

  • Akhir kontrak 7 Mei 2025
  • Kontraktor saat ini
    • Saka Pangkah BV 25%
    • Saka Indonesia Pangkah Limited (65%)
    • Sangkah Pangkah LLC (10%)

 

WK Muriah

  • Akhir kontrak 31 Desember 2026
  • Kontraktor saat ini
    • PC Muriah Ltd (80%)
    • Saka Energi Muriah Ltd (20%)

 

Dari 10 WK tersebut, sebanyak 6 WK telah diajukan perpanjangannya oleh kontraktor eksisting yaitu Tarakan, Coastal Plains and Pekanbaru, Tungkal, Sengkang, Onshore Jabung dan Rimau. Sementara 4 WK lainnya, kontraktor eksisting belum mengajukan perpanjangan.

Sementara 9 WK yang telah terdapat keputusan Pemerintah adalah WK Jambi Merang, Raja/Pendopo, Bula, Seram Non Bula, Brantas, Salawati, Malacca Strait, Kepala Burung dan Rokan. Nilai komitmen pasti 5 tahun 9 WK ini mencapai US$ 1.100.523 ribu, yang difokuskan untuk penambahan cadangan seperti eksplorasi dan EOR. Sedangkan 3 WK yang diputuskan dilelang adalah South Jambi B, Makassar Strait dan Onshore Selat Panjang.

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Kendalikan Impor dan Perkuat Devisa, Kementerian ESDM Terapkan Kebijakan Strategis

migas review MigasReview, Jakarta - Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo untuk mengendalikan impor dan memperkuat devisa, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan kebijakan strategis mulai dari Penataan ulang proyek ketenagalistrikan, Penerapan…