Perkuat Proses Bisnis, PIEP Tandatangani MSA

27 August 2018, Editor Anovianti Muharti

Oppie Muharti | MigasReview.com
Oppie Muharti | MigasReview.com
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

Memiliki ruang lingkung kerja lintas negara menjadi tantangan tersendiri bagi PT Pertamina Internasional EP (PIEP). Berbagai upaya pun dilakukan guna mendukung kegiatan proses bisnis perusahaan. Salah satunya melalui penandatanganan Master Service Agreement (MSA) dengan perusahaan besar kelas dunia. Berikut penjelasan Presiden Direktur PIEP Denie S. Tampubolon kepada Energia.

 

Apa yang melatarbelakangi penandatanganan Master Service Agreement (MSA) tersebut?

Pertamina Internasional EP (PIEP) dan anak perusahaan sering mengalami kendala lamanya proses pengadaan yang disebabkan diskusi/klarifikasi terkait general terms and conditions dengan partner PIEP dan anak perusahaan. Sehingga dibutuhkan suatu kesepakatan awal perihal general terms and conditions dalam bentuk MSA.

MSA intinya kita mencoba membuat seperti template yang bisa digunakan dengan beberapa rekanan atau vendor sekaligus. Dengan adanya kesamaan format untuk selanjunya kita bisa lebih cepat di beberapa aspek isu atau klausul yang sifatnya umum semua bisa kita terapkan. Sehingga dapat mempercepat proses-proses terkait untuk pengadaan barang atau jasa yang mendukung kegiatan operasi. Berdasarkan pengalaman selama ini, ada beberapa perbedaan persepsi dan standarisasi dengan pihak vendor. Dengan adanya MSA ini diharapkan menjadi suatu standar format yang bisa disepakati.

 
Apa tujuan dari adanya penandatanganan tersebut?

Dengan adanya MSA tersebut, diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan PIEP dan anak perusahaan terutama utuk kegiatan drilling service. Hal itu lantaran tidak ada lagi diskusi general terms & conditions sehingga klarifikasi proses pengadaan dapat lebih berfokus pada persyaratan ruang lingkung kerja, waktu pelaksanaan, term pembayaran, dan hal-hal lainnya.

 

Siapa saja yang terlibat dalam proses penandatanganan tersebut?

Selain tim MSA PIEP yang terdiri dari fungsi SCM, Legal, Finance, Drilling, penandatanganan ini juga melibatkan PT Elnusa Tbk, Schlumberger dan Baker Huges, GE dibantu dengan tim MSA dari masing-masing service company. Khusus untuk Schlumberger dan Baker Huges, GE juga turut dibantu oleh perwakilannya yang ada di Indonesia. Mereka berperan aktif menjembatani pembahasan ke pihak Head Quarter.

Selain ketiga service company yakni Elnusa, Schlumberger, dan Baker Huges, saat ini PIEP tengah menjalin komunikasi dengan service company lain untuk proses finalisasi MSA-MSA lainnya. Sehingga diharapkan partner yang berpartisipasi serta berkompetisi akan lebih banyak lagi.

 

Bisa dijelaskan alasan mengapa memilih ketiga partner tersebut?

Partner yang dipilih saat ini adalah multinasional services company yang bergerak di bidang drilling dan memiliki kapabilitas serta kualitas yang sudah dikenal dunia. Kemampuan ketiga perusahaan besar tersebut dibutuhkan oleh PIEP dan anak perusahaan PIEP yang tersebar di 10 negara dalam upaya mendukung kegiatan upstream-nya.

 

Apa manfaat yang didapat masing-masing pihak pasca penandatanganan MSA itu sendiri?

MSA ini secara bersamaan sudah digunakan untuk proses pengadaan Drilling & Work Over (DWO) di Aljazair. Terbukti bahwa dengan adanya MSA, proses pengadaan menjadi lebih cepat sehingga kegiatan DWO dapat dilaksanakan sesuai dengan target waktu. Oleh karena itu, MSA tersebut mampu menunjang kegiatan operasional sehingga masing-masing pihak terutama PIEP, mendapatkan dampak yang positif dan memberi kemudahan dalam mencapai tujuan perusahaan.

Manfaat adanya MSA bagi Pertamina adalah adanya assurance. Keyakinan bahwa adanya dukungan dari vendor-vendor internasional di seluruh area operasi hulu yang dikerjakan oleh Pertamina di luar negeri dengan term and condition yang seragam sehingga proses pengadaan menjadi lebih efektif dan efisien termasuk mengeliminir kemungkinan terjadinya eksepsi dalam penyusunan kontrak-kontrak pemboran. Teman-teman vendor juga ada jaminan, perencanaan, bahwa ada suatu jenis pekerjaan jasa tertentu yang mereka tahu kita akan membutuhkan. Jadi saling cover dan win-win solution.

 

Artikel ini telah tayang di Energia Weekly, No. 35 Tahun LIV, 27 Agustus 2018

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

EBT Mampu Ciptakan Udara Bersih dan Iklim Investasi yang Kondusif

MigasReview, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, HM Jusuf Kalla membuka secara resmi rangkaian acara The 7th IndoEBTKE ConEx 2018 yang dilaksanakan pada tanggal 29 - 31…