Sinergi Memahami Berkah Panasbumi sebagai Energi Berkelanjutan

06 November 2018, Editor Anovianti Muharti

Oppie Muharti / Migas Review
Oppie Muharti / Migas Review
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Garut - Besarnya potensi panasbumi di wilayah Indonesia yang belum digarap, khususnya di Provinsi Jawa Barat, menjadi fokus Pemerintah untuk terus mendorong pengembangan panasbumi sebagai salah satu energi terbarukan potensial di Indonesia.

Kementerian ESDM mencatat, provinsi Jawa Barat menjadi propinsi terbesar dalam menghasilkan panasbumi, karena memiliki kapasitas terpasang sebesar 1.164 MW dan rencana pengembangan 428 MW, serta potensi 587 MW yang nantinya akan memberikan kontribusi pasokan energi nasional yang besar.

Namun, di dalam implementasi tidak terlepas dari adanya hambatan yang resistensi seperti penolakan masyarakat sekitar yang dilatarbelakangi isu-isu lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pendekatan dan pemahaman masyarakat agar tidak dengan mudah dipengaruhi menggunakan isu-isu lingkungan oleh pihak-pihak tertentu.

Staf Ahli Menteri ESDM bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Dadan Kusdiana menekankan pentingnya energi untuk pembangunan ekonomi suatu daerah.

"Keberadaan energi menjadi faktor utama dalam mendorong ekonomi suatu daerah untuk pembangunan, tidak mungkin suatu daerah dibangun ekonominya tanpa membangun energi terlebih dulu," ujarnyaesdm.go.id.

Peluang Kabupaten Garut ini yang memiliki potensi energi panasbumi yang masih besar, menjadi peluang yang bagus untuk kedepannya sebagai daerah penghasil. Karena semakin besar potensi daerah memiliki panasbumi, semakin besar dana bagi hasil PNBP dan bonus yang diterima.

Berkah pendapatan sebagai daerah penghasil panasbumi yang diterima melalui transfer langsung ini tentunya menjadikan Pemerintah Daerah merasakan manfaat yang besar dalam menyumbang APBD daerah tersebut. Untuk itu Pemerintah Daerah secara sadar akan menjamin keberlangsungan adanya pengusahaan panasbumi untuk tetap terus berproduksi.

Sebagai tindakan nyata dukungan Bupati Garut Rudy Gunawan menjamin keberadaan air hutan tetap ada.

"Yang dipentingkan Pemda, bahwa Garut harus memberikan jaminanan air tetap ada, dengan menjadikan hutan ditempat itu, Pemda akan menumbuhkembangkan mulai dari anak-anak untuk turut menjadi penyelamat lingkungan dengan mmberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah," lanjutnya.

Pemanfaatan Hutan Konservasi

Sementara itu, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Direktur PJLHK Dody Wahyu Karyanto juga menyampaikan, bahwa perselisihan antara Kementerian ESDM dan Kementerian KLHK akhirnya menemukan titik temu dalam pemanfaatan hutan konservasi dimana panasbumi banyak berada disana.

"Bahwa kelangsungan keberadaan panasbumi bukan pada di sumurnya tapi pada hutannya, dampak-dampak yang berhasil dimitigasi dalam pembangunan PLTP Panasbumi," ungkap Dody.

Dody mengatakan, bahwa kelestarian hutan harus terus dijaga bersama karena energi panasbumi membutuhkan hutan untuk kelangsungan usaha produksinya.

Pengalaman energi panasbumi di dunia sudah cukup panjang. Sebagai contoh seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Ali Mudakir di Selandia Baru sudah berusia 60 Tahun, bahkan di Amerika dan Italia, ada yang sudah berusia 100 tahun.

"Pengalaman-pengalaman ini menunjukkan bahwa geothermal memang layak untuk kita kembangkan dan optimalkan di Indonesia," ujar Ali.

Direktur Panasbumi Ida Nuryatin mengutarakan, bahwa keberadaan panasbumi sudah seharusnya terus menerus ada dan tidak akan ada habisnya karena sifatnya berkelanjutan.

“Hal ini terbukti bahwa keberadaan PLTP Kamojang sebagai bukti bahwa energi Panasbumi benar-benar sebagai wujud energi berkelanjutan yang nyata dimana PTLP Kamojang sudah beroperasi sekitar 35 tahun sampai sekarang tetap ada untuk kita,” ungkap Ida.

Ke depan, Pemerintah akan terus mengedukasi masyarakat agar mengetahui potensi dan manfaat adanya panasbumi di wilayahnya. Disampaikan, Sekretaris Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Wawan Supriyatna, semua pihak harus melakukan diskusi secara intensif dengan masyarakat dan lingkungan sekitar area pengembangan panasbumi, guna meminimalkan kesalahpahaman atas dampak eksplorasi panasbumi.

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Holding Migas Jadikan PGN Pemain Kelas Dunia

MigasReview, Batam - Gas bumi merupakan salah satu sumber energi potensial yang mempunyai prospek cerah. Apalagi, Indonesia masih menyimpan banyak kandungan gas bumi yang belum dieksplorasi sepenuhnya. Namun demikian, pemanfaatan gas bumi belum optimal…