MigasReview, Jakarta – Kelompok pertambangan batubara terintegrasi, Geo Energy Resources, bekerjasama dengan China Nuclear Industry 22nd Construction (CNI22) akan mengembangkan sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia.
CNI22 sendiri adalah BUMN China yang fokus pada proyek-proyek tenaga nuklir, konstruksi proyek sipil, pembangkit listrik hingga ekspor impor barang dan teknologi.
Berdasarkan perjanjian itu, Geo Energy dan CNI22 sepakat untuk bekerjasama berdasarkan basis non ekslusif selama periode 2 tahun.
Geo Energy akan bertanggung jawab untuk membangun, mengoperasikan, dan mengelola PLTU-PLTU tersebut serta mendapatkan izin-izin yang diperlukan. Sedangkan CNI22 akan membangun PLTU-PLTU sebagai kontraktor engineering, procurement and construction (EPC) Geo Energy.
CNI22 akan bertanggung jawab pada pengelolaan dan operasi PLTU-PLTU tersebut dan mengoordinasikan pengadaan pendanaan yang diperlukan dan semua teknologi yang dibutuhkan untuk menjamin fasilitas tersebut efisien dan efektif.
"Hubungan ini akan sangat sinergis karena kedua perusahaan memiliki keahlian yang saling mendukung demi menjamin keberhasilan pembangunan dan pengelolaan PLTU-PLTU tersebut,” kata Executive Chairman Geo Energy Charles Antonny Melati dalam pengumumannya, Senin (9/2).
Ditambahkannya, rencana ini juga melengkapi bisnis inti perusahaan dengan menciptakan permintaan batubara dari proyek sendiri dan akan menjamin pasokan yang stabil dan lebih murah ke PLTU-PLTU tersebut di masa mendatang. (cd)

Komentar