MigasReview, Jakarta - Denmark menghibahkan turbin angin di Sumba Timur berkapasitas 800 kV senilai Rp12 miliar dan mesin controller US$25 miliar.
Kepala Pusat Biro Komunikasi Kementrian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, hibah turbin untuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) itu merupakan langkah awal untuk mendorong swasta membangun pembangkit listrik serupa.
"Selain menghibahkan turbin, Denmark akan menghibahkan mesin controller senilai US$25 miliar, yang fungsinya untuk menstabilkan instalasi PLN karena tenaga angin belum tentu ada setiap harinya," ucapnya di Gedung Kementerian ESDM, Minggu (31/05).
Pengelolaan turbin akan dilakukan oleh BUMD bekerjasama dengan Sewatama Group. "Groundbreaking-nya akan dilaksanakan tiga bulan mendatang," ucapnya.
Selain sebagai mitra BUMD dalam pengelolaan turbin, Sewatama juga akan membangun PLTB di Sumba Timur. "Nilai investasi sebesar Rp140 miliar," ucapnya.
Dadan menambahkan, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi ( EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menggelontorkan dana sebesar Rp140 miliar untuk membangun berbagai pembangkit listrik di Sumba. "Dana itu untuk membangun satu PLTB, pembangkit biomassa, kebun energi, dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)," tutupnya. (tyo raha)

Komentar