Perdana, LNG dari Blok Mahakam untuk Nusantara Regas

04 January 2018, Editor Anovianti Muharti

Oppie Muharti | MigasReview.com
Oppie Muharti | MigasReview.com
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Jakarta - Kargo LNG perdana sebesar 2 juta MMBTU milik PT Nusantara Regas tiba di (Floating Storage Regasification Unit) FSRU Nusantara Regas Satu di Teluk Jakarta. Kargo ini merupakan pengiriman perdana domestik dari Blok Mahakam pasca dioperasikan oleh Pertamina melalui cucu perusahaannya, Pertamina Hulu Mahakam (PHM), pada 1 Januari 2018 yang lalu. Kargo perdana LNG ini diangkut oleh LNG Carrier Aquarius.

Direktur Komersial dan Operasi PT Nusantara Regas Bara Frontasia menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada PHM untuk pengiriman perdana LNG blok Mahakam yang ditujukan ke Nusantara Regas ini.

"Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami untuk menerima perngiriman perdana LNG dari Blok Mahakam pasca dioperasikan Pertamina melalui cucu perusahaannya yaitu Pertamina Hulu Mahakam. Alhamdulillah kargo sudah tiba sesuai schedule dan akan langsung kami proses untuk penyaluran ke pembangkit listrik PLN area DKI Jakarta dan sekitarnya," jelas Bara, seperti yang dilansir pertamina.com, Kamis (04/01/2018).

Lebih lanjut disampaikan jika pada tahun 2018, Nusantara Regas akan mengelola 23,7 kargo LNG (setara 52 juta MMBTU) dimana 17,7 kargo LNG akan dipasok dari Blok Mahakam. Sedangkan 6 kargo lainnya dipasok dari lapangan Tangguh Papua dan Bontang Kalimantan. Seperti diketahui, Blok Mahalam merupakan penghasil gas bumi terbesar di Indonesia dan menyumbang sekitar 13% produksi gas nasional.

Disinggung tentang bisnis Nusantara Regas di tahun 2018, Bara menjelaskan, bahwa Nusantara Regas saat ini sedang melakukan pengembangan fasilitas FSRU dengan menambahkan fitur Offloading LNG untuk mini tanker LNG ataupun LNG Barge

“Penambahan fitur offloading ditargetkan selesai pada awal kuarta 4 tahun ini, sehingga kedepannya layanan Nusantara Regas tidah hanya sebatas pengangkutan LNG, penyimpanan LNG, Regasifikasi LNG, penyaluran distribusi gas hasil regasifikasi saja, tetapi juga penyaluran distribusi LNG skala kecil,” jelas Bara.

Penambahan fitur offloading untuk tanker mini LNG ini merupakan inisiatif Nusantara Regas untuk memenuhi kebutuhan domestik atas suplai LNG skala kecil baik untuk PLN, pertambangan, transportasi, maupun industri, yang hingga saat ini masih belum dapat dipenuhi karena keterbatasan infrastruktur.


Artikel Terkait

Kebutuhan Gas Akan Terus Meningkat

Tantangan Distribusi Gas di Negara Kepulauan

Pemerintah Indonesia Mengharapkan Keterlibatan Investor untuk Bangun Infrastruktur Gas dan LNG 

Menata Bisnis LNG Indonesia

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Pertamina Lakukan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi dengan EMP Bentu Limited

migas review MigasReview, Jakarta - Dalam melaksanakan program Refinery Development Master Plant (RDMP) untuk meningkatkan kapasitas dan kompleksitas kilang, direalisasikan dengan berbagai langkah persiapan pendukung operasional. Salah satunya pemenuhan pasokan gas…