PLN Siap Berikan Layanan Listrik Premium untuk Pelindo II

22 November 2017, Editor Anovianti Muharti

Oppie Muharti | MigasReview.com
Oppie Muharti | MigasReview.com
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Bengkulu - Perusahaan Listik Negara (PLN) siap memasok listrik ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Bengkulu sebesar 12,5 Mega Volt Ampere (MVA) secara bertahap mulai tahun 2018 hingga 2020.

Hal tersebut dikukuhkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pelayanan pasang baru tarif tegangan menengah antara PLN yang diwakili oleh General Manager PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, & Bengkulu (S2JB) Daryono dengan General Manager Pelindo II Cabang Bengkulu Drajat Sulistyo, pada Selasa, (21/11/2017) di Bengkulu.

Dalam kesepahaman itu PLN akan menerapkan layanan premium bagi kebutuhan listrik Pelindo II Cabang Bengkulu. Untuk tahun 2018 PLN memasok listrik sebesar 6,5 MVA. Kemudian di tahun 2019 bertambah 1 MVA. Dan di 2020 ada tambahan lagi sebesar 5 MVA. Tahapan pasokan ini mengikuti pengembangan bisnis yang dikelola Pelindo II Cabang Bengkulu.

Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto yang hadir pada acara penandatanganan MoU mengatakan bahwa kondisi kelistrikan Bengkulu akan lebih handal dengan selesainya pembangunan jaringan transmisi 150 kV antara Curup - Pulau Baai Bengkulu sepanjang 90 kms yg direncanakan beroperasi pada akhir tahun 2017.

Sistem kelistrikan di Sumatera pun akan semakin handal dengan adanya Tol Listrik Transmisi 257 kilo Volt yang sekarang sudah terbentang dari Lahat hingga Payakumbuh.

“Untuk jalur Payakumbuh - Padang Sidempuan  direncanakan beroperasi pada akhir Desember 2017. Sedangkan jalur transmisi 275 kV Padang Sidempuan - Sarulla – Simangkuk – Galang direncanakan akan beroperasi pada Mei 2018," jelas Wiluyo.

Semua pembangunan transmisi dan Gardu Induk tersebut adalah untuk mendukung kebutuhan listrik di Sumatera. Melihat fakta tersebut PLN memastikan bahwa terdapat cadangan daya listrik yang cukup di Sumatera.

“Tambahan daya ini harus diimbangi dengan percepatan pertumbuhan pelanggan. Salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan investor dan pelaku bisnis yang ada di Sumatera. PLN komit untuk memenuhi listriknya,” lanjut Wiluyo.

Dalam proyek 35 ribu Megawatt (MW), di Sumatera PLN akan membangun transmisi sepanjang  18,7 ribu kilometer sirkit (kms) dengan tambahan suplay listrik sebesar 10 ribu MW. Jaringan  listrik ini dibangun dari Lampung hingga Ulee Kareng, Aceh, utamanya khusus untuk mengalirkan listrik di Sumatera secara handal dan kontinyu.

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Chevron Mulai Studi Proyek Indonesia Deepwater Development

migas review MigasReview, Jakarta - Chevron Indonesia mengumumkan bahwa telah memulai kegiatan studi untuk mendalami lebih jauh alternatif pengembangan Proyek Gendalo-Gehem, yang merupakan tahap kedua dari Proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) di Kutai Basin,…