Indonesia-Jepang Dorong Kerjasama Efisiensi Energi dan EBT

30 April 2015, Photo Editor Fachry

Ilustrasi. (Sumber foto : www.containedenergy.com)
facebook
1
twitter
104
google+
0
linkedin
0

MigasReview, Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Jepang menyepakati kerjasama pembangunan rendah karbon dalam berbagai proyek seperti efisiensi energi dan pemanfaatan energi terbarukan.

Kerjasama itu termaktub dalam Mekanisme Kredit Bersama (MKB) atau Joint Crediting Mechanism (JCM) yang akan mendorong kerjasama antara institusi Jepang dan Indonesia untuk berinvestasi dalam kegiatan implementasi pembangunan rendah karbon di Indonesia dengan insentif dari Pemerintah Jepang.

“Dasar kegiatan JCM adalah upaya menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui proyek-proyek yang disetujui oleh kedua negara dalam berbagai bidang seperti efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, penurunan emisi pada alih tata guna lahan, dan lainnya,” kata Head of Secretariat JCM Dicky Edwin Hindarto dalam "The 2nd Business Forum JCM di Jakarta, Kamis (30/4).

Menurut Dicky, penuruan emisi yang dihasilkan dari proyek JCM akan diukur menggunakan metode pengukuran pelaporan, dan verifikasi (Measurement, Reporting, and Verification/MRV) berstandar internasional yang disertujui kedua negara.

Jenis kegiatan utama JCM menurut dia, mencakup studi kelayakan (FS) dan proyek dengan insentif dari Pemerintah Jepang. Apabila dinilai layak untuk diimplementasikan dan disetuju oleh kedua negara, maka studi dapat diimplementasikan.

"Secara umum kegiatan ini mulai dilakukan sejak 2010 hingga 2014 telah dilakukan 96 FS di Indonesia," kata Dicky. Sebagai bagian dari proyek tersebut, lanjut Dicky, telah dilakukan groundbreaking proyek pembangkitan listrik dari panas buang industri (waste heat recovery utilization) yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia di Tuban.

"Proyek ini merupakan proyek terbesar di JCM saat ini dengan nilai investasi mencapai US$ 52 juta dan akan menghasilkan listrik sebesar 30,4 mw dengan penurunan emisi diperkirakan sebesar 122.000 tCO2/tahun," ujar Dicky.  (aw)

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Ramba Jual 15% Saham ke Taipan Indonesia

MigasReview, Jakarta – Ramba Energy berencana menjual 14,9 persen sahamnya ke seorang taipan Indonesia senilai S$18,4 juta untuk membayar utang dan keperluan lainnya. Menurut pengumuman perusahaan migas tersebut, Minggu malam (3/5) seperti dilansir…