Singapura dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Energi

26 April 2017, Editor Anovianti Muharti

Oppie Muharti | MigasReview.com
Oppie Muharti | MigasReview.com
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
1

MigasReview, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura S. Iswaran, Selasa (25/04/2017). Pertemuan ini mendiskusikan berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama di sektor energi antar kedua negara.

Dalam pertemuan ini Singapura dan Indonesia sepakat untuk bekerja sama dalam sektor energi untuk meningkatkan ketahanan energi dan perekonomian Indonesia.

Pihak-pihak yang terlibat dalam kerja sama selanjutnya akan membahas secara teknis detil pokok-pokok kerja sama tersebut. Lebih jauh, kerja sama ini juga akan meningkatkan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Singapura.

Jonan menjelaskan pentingnya peningkatan kerja sama ini penting bagi Indonesia.

"Kerja sama ini akan meningkatkan suplai energi di Indonesia melalui distribusi dan transmisi energi untuk menyediakan energi yang terjangkau bagi rakyat Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Iswaran yang didampingi oleh sembilan delegasi Pemerintah dan tiga delegasi bisnis dari Singapura menjelaskan tentang komitmen kerja sama melalui diskusi rutin untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah ditandatangani. Selain itu, Pemerintah Singapura tertarik untuk membangun konektivitas listrik antarnegara.

Terjalin Sejak Lama

Kerja sama di sektor energi antara Indonesia dan Singapura telah terjalin dengan baik sejak lama. Pada sub sektor minyak dan gas bumi (migas), Ramba Energy, perusahaan Singapura yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi migas di Indonesia, memulai operasi pada tahun 2008. Saat ini, operasi Ramba Energy di Indonesia adalah Blok Jatirarangon, Jawa Barat; Blok West Jambi, Sumatra (100% interest); dan Blok Lemang, Sumatra, melalui local subsidiary PT Hexindo Gemilang Jaya.

Perusahaan eksplorasi dan produksi migas lainnya, Mandala Energy, juga memiliki operasi di Sumbagsel and Merangin III PSCs dan Blok Lemang.

Singapura antara lain menggunakan dengan gas alam untuk memenuhi konsumsi energinya. Singapura mendapat pasokan gas dari Indonesia yang berasal dari lapangan Corridor Block, Sumsel yang dioperasikan ConocoPhillips dan dari Jabung, Jambi yang dioperasikan PetroChina melalui pipa transmisi ruas Grissik-Singapura milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang menyalurkan 465 million standard cubic feet of gas per day (MMSCFD).

Selain itu, Singapura juga mendapatkan pasokan gas dari lapangan Natuna Sea Block A, West Natuna, Kepuluan Riau yang dioperasikan Premier Oil melalui pipa West Natuna Transportation System (WNTS) menyalurkan 325 MMSCFD.

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Chevron Mulai Studi Proyek Indonesia Deepwater Development

migas review MigasReview, Jakarta - Chevron Indonesia mengumumkan bahwa telah memulai kegiatan studi untuk mendalami lebih jauh alternatif pengembangan Proyek Gendalo-Gehem, yang merupakan tahap kedua dari Proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) di Kutai Basin,…