MigasReview, Jakarta – Cadangan gas di Blok South Sesulu yang ditemukan pada awal 2015 oleh PT Saka Energi Indonesia, anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), ditargetkan berproduksi pada 2019.
Saka telah melakukan pengeboran pertama di sumur SIS-A#1 blok eksplorasi ini pada 23 Februari 2015. "Sumur kedua yang direncanakan dibor berlokasi sekitar 1,5 kilometer ke arah barat dari sumur pertama," ujar Direktur Utama Saka Energi Indonesia Firman A. Yaman, di Jakarta, Selasa (28/04).
General Manager PT Saka Energi South Sesulu Tumbur Parlindungan menambahkan bahwa target produksi di Blok South Sesulu yang 100 persen dimilikinya pada 2019 itu merupakan gerak cepat dari penemuan gas hingga produksi gas.
Tumbur menambahkan, target periode rencana pengembangan (Plan of Development/POD) blok tersebut adalah pada 2018 untuk dilanjutkan dengan on stream selama satu tahun.
Sumur SIS-A#1 dapat memproduksikan gas sebesar 19 mcfd pada production testing di mana cadangan gas sebesar 500 bcf.
Sejauh ini, produksi secara keseluruhan baik gas maupun minyak dari berbagai lapangan migas yang dimiliki Saka Energi telah mencapai 23.000 barrel oil equivalent per day (boepd). (tyo raha)

Komentar