MigasReview, Jakarta – Di tengah banyaknya hujatan yang mengarah ke sektor migas akibat berbagai kasus yang membelitnya dan tudingan bahwa industri menguras kekayaan alam Indonesia demi keuntungan asing, Eddy Tampi, Chairman PT Sele Raya Merangin Dua, tampil membela sektor ini. Eddy mengklaim, sektor…
read more...
MigasReview, Jakarta – Lambatnya proses perizinan dan pembebasan lahan membuat para Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk mencari minyak di dalam negeri. Meski demikian, pada akhirnya negara yang harus menanggung kerugian karena biaya tersebut digantikan…
read more...
MigasReview, Jakarta – Lambatnya proses perizinan di sektor minyak dan gas (migas) tidak hanya merugikan para investor tapi juga negara. Bahkan menurut Chairman PT Sele Raya Merangin Dua Eddy Tampi, satu dari kontraktor kontrak kerjasama (KKKS), akibat berlarut-larutnya proses perizinan, kerugian…
read more...
MigasReview, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyerahkan ke pemerintah sepenuhnya terkait status lembaga tersebut ke depan. "Kami serahkan ke pemerintah dan DPR. Kan ada 3 opsi, yaitu melebur ke Pertamina, jadi BUMN khusus, dan melebur ke…
read more...
MigasReview, Jakarta - Usaha keluarga Eddy Tampi bermula dari bisnis katering untuk industri migas pada 1971, terutama memasok makanan ke Petro Merten dan ConocoPhillips. Semula bisnis kateringnya dijalankan lewat CV Sele Raya, kemudian berubah menjadi PT Sele Raya pada 1977. Eddy Tampi lalu terlibat…
read more...