Proyek PLTU Mulut Tambang Sumsel 9 dan 10 Siap Dilelang

07 April 2015, Editor Cundoko

facebook
3
twitter
105
google+
1
linkedin
0

MigasReview, Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Persero (PII), Selasa (7/4), melaporkan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Sumatera Selatan 9 dan 10 ini siap dilelang.

PLTU tersebut adalah salah satu dari lima proyek yang telah melalui dan sedang dalam proses penjaminan.

“PLTU Mulut Tambang Sumatera Selatan 9 dan 10 telah mendapatkan Pernyataan Kesediaan untuk menjamin atau Surat Ijin Prinsip dari PT PII dan selanjutnya proyek ini siap dilelang. Adalah menjadi mandat PT PII untuk turut mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pemenuhan kebutuhan listrik”  ujar Direktur Utama PT PII Sinthya Roesly dalam siaran persnya.

Percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat berperan penting dalam menopang perekonomian negara. Sektor swasta sangat diharapkan dapat turut serta dalam proses percepatan ini.

“Pencapaian PT PII di 2014 merupakan bentuk kepercayaan pasar terlebih keberadaan PT PII. Salah satunya dimaksudkan untuk memberi kenyamanan bagi pihak swasta dalam berinvestasi pada proyek-proyek infrastruktur,” ujar Hadiyanto, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, selaku Kuasa RUPS PT PII.

PT PII adalah BUMN  di bawah  Kementerian Keuangan yang diberi mandat untuk menyediakan penjaminan bagi proyek infrastruktur dengan skema Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) di Indonesia terhadap risiko yang bersumber dari sisi Pemerintah.

Keberadaan PT PII diharapkan dapat menarik minat sektor swasta untuk dapat berpartisipasi dalam proyek infrastruktur dengan skema KPS. Sementara di lain pihak, pemerintah akan terbantu dengan berkurangnya dampak risiko proyek terhadap APBN dan APBD. Pembentukan PT PII merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia. (cd)

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

BP Pangkas Investasi di Indonesia

MigasReview, Jakarta - British Petroleum (BP) Indonesia akan melakukan efisiensi dengan merevisi Work Plan and Budgeting (WPNB) yang berarti pengurangan investasi sebagai akibat dari dampak rendahnya harga minyak dunia, yang kini berada di kisaran US$55-60…