MigasReview, Jakarta - Black & Veatch (BV) dan
ChinaTianchen Engineering Corporation (TCC) telah mengumumkan kemitraan untuk
memasarkan dan menggarap proyek-proyek infrastruktur gas, kimia dan pupuk (berdasarkan siaran pers Kamis, 12 Oktober
2017).
Kedua perusahaan akan bekerja sama dalam mengembangkan peluang jasa engineering, procurement and construction (EPC) di seluruh Asia termasuk Indonesia, Thailand, Vietnam, Singapura, Myanmar, Bangladesh, Pakistan, Kazakhstan dan Tajikistan. Dalam beberapa peluang, TCC juga akan menangani pembiayaan proyek.
“Selama puluhan tahun, kami telah bekerja sama dengan kontraktor dan perusahaan penyedia peralatan asal Tiongkok yang menghasilkan proyek-proyek sukses di banyak negara,” ujar Vice President and Managing Director – Asia, Oil & Gas Rochman Goswami.
Goswarni mengatakan, bermitra dengan TCC – yang merupakan lembaga desain bahan kimia pertama di Tiongkok – akan mempercepat kemampuan pihaknya dalam memasarkan teknologi minyak dan gas yang dimilikinya di pasar Asia, melalui solusi EPC dengan teknologi terkini dan biaya yang efektif.
Vice President TCC Deng Zhaojing mengungkapkan, reputasi dan pengalaman Black & Veatch dalam menangani kontrak global di sektor minyak dan gas akan membantu TCC dalam menghadirkan solusi EPC berstandar internasional terbaik kepada para klien TCC.
“Kemitraan ini akan memungkinkan kami untuk memperluas area operasional perusahaan ke berbagai negara lainnya, yang sejalan dengan program ‘One Belt, One Road’-nya Tiongkok,” ujarnya.
Melalui kemitraan non-ekslusif yang terjalin, kedua perusahaan menyasar peluang bisnis dalam bidang pemrosesan gas alam, urea dan pemrosesan kimia lainnya, Sulfur Recovery Units (SRU), serta Teknologi Syngas dan Fischer Tropsch.
TCC adalah kontraktor EPC asal Tiongkok dengan rekam jejak di bidang industri kimia, energi serta minyak dan gas. TCC telah beroperasi selama lebih dari 60 tahun di lebih dari 30 negara dan merupakan lembaga desain (teknik) kimia pertama di Tiongkok.
Sementara, Black & Veatch adalah perusahaan employee-owned (sahamnya dimiliki karyawan) yang merupakan pemimpin global dalam membangun critical human infrastructure di bidang energi, air, telekomunikasi dan layanan pemerintahan. Sejak 1915, telah membantu para klien BV untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di lebih dari 100 negara melalui konsultansi, keahlian teknis, konstruksi, operasional, dan manajemen program. Pendapatan pada tahun 2016 mencapai US$3,2 miliar.

Komentar