MigasReview, Lombok Tengah - Nelayan di Kabupaten Lombok
Tengah menjadi penerima konverter kit pertama di wilayah NTB pada tahun ini.
Sejumlah 500 paket perdana konverter kit diserahkan secara simbolis kepada
nelayan Lombok Tengah dalam acara seremonial di Pelabuhan Perikanan Teluk Awang
oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso,
disaksikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi dan Bupati Lombok Tengah H.
M. Suhaili Fadhil Thohir, Kamis (27/09/2018).
Pembagian konverter kit untuk nelayan Lombok Tengah merupakan
sinergi Kementerian ESDM dengan DPR RI serta Pemerintah Daerah dalam rangka
membangun kembali Nusa Tenggara Barat pasca gempa yang terjadi beberapa waktu
lalu.
“Peran Kementerian
ESDM dalam pembangunan adalah dengan membantu menghidupkan kembali perekonomian
nelayan kecil di Nusa Tenggara Barat," ujar Direktur Perencanaan dan Pembangunan
Infrastruktur Migas Alimuddin Basomigas.esdm.go.id.
Dengan konverter kit berbahan bakar LPG, nelayan bisa
menghemat biaya operasional penggunaan LPG sampai dengan sekitar 30% dengan
asumsi tanpa ada subsidi. Bila dengan subsidi yang berlaku sekarang ini baik
untuk bensin maupun LPG, maka penghematan yang diperoleh bisa mencapai sekitar
50%. Penggunaan LPG juga memberikan energi bersih, mengurangi konsumsi BBM.
“Pada akhirnya, dengan
pembagian paket perdana konverter kit BBM ke LPG ini diharapkan manfaat
penggunaan LPG khususnya untuk kapal nelayan kecil sebagai bahan bakar yang
murah, nyaman, ramah lingkungan, dan aman dapat terwujud dengan baik,"
tambah Alimuddin.
Pemerintah daerah dan nelayan kecil Lombok Tengah menyambut
gembira pembagian konverter kit ini. Bupati Lombok Tengah Suhaili Fadhil Thohir
meminta agar para nelayan menjaga fasilitas ini dengan baik.
“Mari kita bersyukur
dan berterima kasih atas nikmat dan karunia Allah melalui bantuan dari
Pemerintah ini. Semoga juga ini bisa membantu perekonomian nelayan di Lombok
Tengah. Sekali lagi terima kasih atas perhatian dan bantuan kepada masyarakat
kami di Lombok Tengah," katanya.
Pembagian paket perdana konverter kit BBM ke LPG terdiri
atas beberapa komponen, yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang,
baling-baling, 2 buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta
aksesoris pendukung lainnya (reducer,
regulator, mixer, dll).
Adapun kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit
BBM ke BBG sesuai Perpres No.126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian
dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil, antara lain
nelayan yang memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT), berbahan
bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 Horse Power (HP).
Bagikan Unit Konverter Kit
Pada tahun 2016, Kementerian ESDM melalui PT Pertamina
(Persero) telah membagikan sejumlah 5.473 unit paket konverter kit. Sedangkan
tahun 2017, dibagikan 17.081 unit paket konverter kit, di mana 2.000 paket
perdana telah dibagikan kepada nelayan Lombok Timur dan 165 paket perdana
kepada nelayan Lombok Barat.
Sementara untuk tahun ini, sesuai Keputusan Menteri ESDM
Nomor 294 K/10/MEM/2018 akan dibagikan sejumlah 25.000 unit konverter kit untuk
55 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Khusus untuk
wilayah NTB, paket perdana akan dibagikan 1.921 unit untuk nelayan kecil di
Kabupaten Lombok Tengah, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten
Lombok Utara.
PT Pertamina berkomitmen mendukung program Pemerintah ini.
“Kami atas nama
Pertamina mengapresiasi Pemerintah/stakeholder dalam hal ini Kementerian ESDM
atas program Konversi BBM ke LPG bagi Nelayan Kecil di Kabupkaten Lombok Tengah
dan lokasi lainnya di NTB. Tentunya kami pihak Pertamina, siap mendukung
kelancaran program ini dengan menyiapkan kebutuhan refill LPG tabung 3 KG.
Semoga para nelayan dapat merasakan manfaat dari program konversi ini dan
semakin sukses dan berkembang pemakaian LPG untuk mesin perahu nelayan ke
depannya,” ungkap Manager Domestic Gas Region V yang diwakili Totok Sugiarto.
Komisi VII bersama Pemerintah, dalam hal ini Kementerian
ESDM, terus berusaha meningkatkan program-program untuk mensejahterakan rakyat,
salah satunya program Konverter Kit untuk Nelayan kecil ini.
“Saya mewakili Senayan
(DPR) mendukung penuh program Pemerintah
ini. Supaya nelayan kecil ini bisa dibantu, antara lain dengan membagi secara
gratis paket konkit yang dibiayai menggunakan
APBN yang persetujuannya dilakukan di Komisi VII. Saya sebagai wakil NTB setuju sekali uang negara
dipakai untuk kesejahteraan masyarakat kecil," ujar Anggota Komisi VII DPR
Kurtubi.

Komentar