Kebakaran diduga akibat korsleting karena kurang tertatanya jaringan dan panel kelistrikan di Wisma Kosgoro, hal yang banyak terjadi di gedung-gedung tua/lama, termasuk di Jakarta.
Menurut Direktur Utama PT Energy Management Indonesia - Persero (PT EMI) Aris Yunanto, paling tidak ada tiga hal yang harus dilakukan untuk mencegah masalah serupa terulang kembali.
“Pertama, kita perlu melakukan penataan ulang jaringan dan panel listrik untuk gedung-gedung tua/lama,” kata Aris dalam pernyataan persnya, Selasa (10/3), menanggapi kebakaran di Wisma Kosgoro tersebut.
Menurut dia, perawatan kelistrikan di gedung-gedung tua harus makin diintensifkan karena sistem panel listrik yang sudah terlalu lama, biasanya rawan korsleting, terutama pada bangunan fasilitas publik seperti pasar, rumah sakit, dan sekolah.
“Kedua, kita perlu memulai perubahan perilaku penggunaan listrik untuk mendukung antisipasi korsleting yang berakibat kebakaran,” kata Aris.
Aris menjelaskan, perubahan perilaku ini antara lain adalah mencabut kabel listrik ketika peralatan elektronik tidak digunakan, tidak sekadar mematikannya (off). Hal ini karena, kabel yang belum dicabut masih mengonsumsi listrik dalam jumlah besar, sekitar 80 persen dari saat kondisi hidup (on).
“Ketiga, sudah waktunya ada tim atau manajer energi yang mengurusi konsumsi energi gedung, termasuk dalam perawatan teknik kelistrikannya,” kata Aris.
Aris menjelaskan, konsumsi listrik adalah salah satu belanja terbesar di gedung-gedung perkantoran. Sayangnya, hingga saat ini manajer energi untuk gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan masih merupakan profesi yang belum umum.
“Aneh sebenarnya kalau tidak ada manajer energi, karena dia akan berperan sangat besar dalam mendukung efisiensi penggunaan energi, yang pada akhirnya berdampak pada penghematan belanja,” papar Aris.
Sekadar diketahui, Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta harus menurunkan 38 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kebakaran untuk mengatasi masalah yang diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Api berhasil dipadamkan pada pukul 03.30 WIB dini hari. (cd)

Komentar