Upaya Produksi Pertamina EP Bangkit Lagi Tembus 100 Ribu BPOD

15 October 2018, Editor Anovianti Muharti

dok. Pertamina EP
facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0

Tahun ini, perlahan tapi pasti produksi Pertamina melalui anak perusahaan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satunya berasal dari peningkatan kinerja produksi Pertamina EP (PEP) di beberapa area operasinya. Berikut penjelasan dari Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf tentang kinerja salah satu anak perusahaan hulu yang pada September lalu genap berusia 13 tahun ini.

 

Bisa dijelaskan bagaimana kinerja Pertamina EP pada tahun ini?

Untuk triwulan III (September 2018), pencapaian yang telah diraih oleh PEP, antara lain produksi minyak 78.225 BOPD terhadap target 83.000 BOPD atau sebesar 95% dan produksi gas mencapai 1.022 MMSCFD terhadap target 986 MMSCFD atau sebesar 104%. Untuk kinerja seismik 2D Own 680 terhadap target s/d September 680 atau sebesar 100% dan seismik 3D Own 344 terhadap target s/d September 481 atau sebesar 72%. Sedangkan Bor Eksplorasi Own sebanyak 6+3 terhadap target s/d September 11 atau sebesar 55%.

Dari pencapaian tersebut, realisasi pendapatan PEP sebesar 1.998 juta US$ dari target s/d September 1.813 juta US$ atau sebesar 110% dengan laba bersih sebesar 508juta US$ dari target s/d September 364 juta US$ atau sebesar 140%.

 

Apakah pencapaian tersebut sesuai degan target yang sudah ditetapkan?

Pada prinsipnya seluruh rencana kerja yang sudah disiapkan relatif sudah tercapai, misalnya saja untuk produksi minyak 95%, sedangkan untuk gas sebesar 104%. Sehingga apabila minyak dan gas di konversi menjadi Barrel Oil Equivalent adalah sebesar 101 %. Ini menjadi suatu motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja agar memberikan hasil positif bagi pencapaian energi nasional. Ditambah lagi kinerja keuangan yang sudah melebih target, kami bersyukur sudah mendapatkan hasil yang positif bahkan melebih rencana kerja awal.

 

Adakah tantangan yang dihadapi untuk mencapai target tersebut? Apa solusi yang dilakukan?

Tantangan yang dihadapi antara lain kondisi lapangan yang sudah berumur dan fasilitas yang sudah relative tua sehingga membutuhkan perawatan lebih. Upaya yang dilaksanakan dengan penerapan secondary recovery/EOR pada struktur prioritas dengan teknologi tepat guna, melaksanakan pengeboran outstep, optimalisasi lifting, serta minimalisasi low & off ESP, fokus pelaksanaan current project dan melakukan percepatan penyusunan Plan of Development (POD/POFD), percepatan monetisasi struktur, meningkatkan reliability fasilitas produksi dengan melalui peremajaan secara bertahap.

 

Bagaimana dengan kinerja beberapa wilayah kerja terminasi yang tahun ini baru dialihkelolakan ke Pertamina EP?

Alhamdulillah, untuk lapangan Sukowati yang sudah di alihkelola kan pada tanggal 20 Mei 2018 mengalami kenaikan produksi, dari 6486 BOPD menjadi 9506 BOPD. Kami sangat mensyukuri pencapaian tersebut berkat kerja keras dari seluruh tim.

 

Apa harapan Bapak terkait dengan bisnis Pertamina EP ke depannya dalam menopang ketahanan energi nasional?

Pertamina EP tentunya sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas mempunyai tugas utama mencari sumber daya migas dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional mempunyai potensi yang sangat besar mengingat luasnya wilayah kerja yang terdiri dari 5 aset dan 22 field.

Di ulang tahun ke 13 kami, ada beberapa hal yang menjadi harapan kami. Pertama, produksi, kami berharap PEP dapat kembali berjaya memberikan produksi sebesar 100.000 BOPD.

Kedua, safety, tentunya seluruh kegiatan operasional yang berjalan harus menjunjung Health, Safety, Security, dan Environment agar seluruh pekerja dan mitra setelah bekerja dapat kembali pulang dengan selamat serta berkumpul dengan keluarga.

Ketiga, efisiensi, kami mempunyai target tentunya untuk mencapai margin yang sudah dicanangkan dalam rencana kerja. Salah satu strategi yang dijalankan adalah dengan menggiatkan efisiensi di bebagai lini.

Keempat, sustainability, yaitu bagaimana kami menjaga agar perusahaan dapat terus running melalui peningkatan kapasitas regenerasi serta pengembangan people development.

Selain itu seluruh kegiatan operasional yang berjalan tentunya didukung oleh stakeholders terkait. Maka kami senantiasa bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan sehingga dapat memberikan nilai tambah untuk stakeholders.

 

Artikel ini telah tayang di Energia Weekly, No. 42 Tahun LIV, 15 Oktober 2018

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

Kompetisi Positif dan Peningkatan Kualitas

MigasReview, Jakarta - Terbentuknya Holding Pertambangan dari 3 perusahaan BUMN yaitu PT Antam Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS), tentunya terdapat manfaat dan tantangan yang akan dihadapi oleh masing-masing perusahaan. Sekretaris…