Launching the 4th Indonesia EBTKE ConEx 2015 Dan IIGCE 2015

25 June 2015, Editor Fachry Latief

facebook
10
twitter
google+
0
linkedin
0
MigasReview, Jakarta - Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, bekerjasama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) akan menyelenggarakan the 4th Indonesia EBTKE ConEx 2015 dari tanggal 19 – 21 Agustus 2015 di Jakarta International Convention Center (JCC). The 4th Indonesia EBTKE ConEx 2015 merupakan perhelatan besar nasional yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam bidang energi baru terbarukan dan konservasi energi. 

Pelaksanaan The 4th Indonesia EBTKE ConEx 2015 ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang lebih besar. Kegiatan ini akan fokus pada langkah nyata untuk percepatan pencapaian target pengembangan dan pemanfaatan EBTKE yang tercantum dalam Kebijakan Energi Nasional. 

Acara The 4th Indonesia EBTKE ConEx 2015 akan dilaksanakan secara back to back dengan Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2015 pada waktu dan tempat yang sama. 

Berbagai kebijakan pemerintah yang dibutuhkan untuk mempercepat pencapaian target Kebijakan Energi Nasional akan didiskusikan bersama-sama antara pemerintah, tenaga ahli, pelaku industridan pemangku kepentingan lainnya, dalam rangka mencari solusi yang tepat bagi pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia. 

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE), Rida Mulyana mengatakan bahwa dengan semakin menipisnya cadangan energi fosil Indonesia, maka Indonesia harus segera mengupayakan peralihan kepada penggunaan energi baru terbarukan dan sekaligus berupaya meningkatkan upaya konservasi energi.

"Apabila hal ini tidak dilakukan segera maka dikhawatirkan beberapa tahun ke depan, Indonesia akan mengalami krisis energi. Peralihan kepada pemanfaatan sumber daya energy terbarukan sekaligus dapat mengurangi dampak pemanasan global sehubungan dengan berkurangnya emisi gas rumahkaca yang ditimbulkan oleh sektor energi,"kata Rida.

Rida  menambahkan bahwa Indonesia berkesempatan untuk memanfaatkan energi baru terbarukan, mengingat melimpahnya potensi sumber daya energi baru terbarukan di Indonesia, seperti panas bumi, hidro, surya, bayu, biomassa dan lain-lain. 

Perhelatan the 4th Indonesia EBTKE Conex ini diharapkan akan diikuti oleh lebih dari 1000 peserta dari berbagai kalangan, seperti pelaku usaha EBT, akademisi, kalangan pemerintah pusat dan daerah, LSM, dan mahasiswa serta wakil dari organisasi energy baru terbarukan nasional maupun Internasional. 

Konferensi secara khusus akan membahas berbagai upaya dan terobosan yang dibutuhkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan mengantisipasi situasi global di bidang energi menghadapi semakin langkanya serta energi fosil di masa yang akan datang, yang pada akhirnya akan dapat mencapai target energy baru terbarukan dalam Kebijakan Energi Nasional.    

Komentar

Artikel Lainnya ×
 
 
 
 
 

PT Freeport Indonesia Menerima Piagam Museum Rekor Dunia-Indonesia

migas review PT Freeport Indonesia (PTFI) hari ini (09/01/2017) menerima piagam rekor dunia dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) untuk 3 (tiga) rumah ibadah yang didirikan di area operasionaltambang PTFI di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, serta rekor nasional…